DETIKPOS.net - Mark Elliot Zuckerberg, pendiri jejaring sosial terpopuler saat ini, Facebook, terpilih menjadi tokoh tahun ini versi majalah TIME. Pendiri yang kini juga masih menjabat CEO Facebook itu mengalahkan popularitas Julian Assenge, pendiri Wikileaks, yang tengahmeroket namanya.
Ia terpilih karena dianggap telah berjasa mengubungkan lebih dari setengah juta orang di dunia dan membuat jejaring sosial di antara mereka. Sistem yang dikembangkannya dianggap telah mengubah informasi dan mengubah cara hidup manusia.
"Facebook telah menyatu dengan kehidupan sosial warga Amerika, dan tidak hanya Amerika tapi juuga umat manusia. Sekitar setengah orang Amerika memiliki akun facebook, namun 70 persen pengguna Facebook tinggal di luar AS. Ini merupakan fakta kehidupan sosial tellurian yang tidak dapat dibantah. Kita telah memasuki era Facebook, dan Mark Zuckerberg adalah orang yang membawa kita semua ke sini," ujar pemimpin redaksi majalah TIME, Rick Stengel, saat mengumumkannya Rabu (15/12/2010) dalam acara televisi di NBC.
Jika Facebook dianggap sebuah negara, jumlah penduduknya saat ini menempati urutan ketiga dunia setelah China dan India. Satu dari twelve orang di dunia menggunakan Facebook. Mereka berkomunikasi dalam bahasa bermacam-macam hingga 75 bahasa dan menghabiskan waktu 700 juta menit setiap bulan di Facebook. Jumlah penggunanya juga masih bertambah dengan tingkat pertumbuhan 700.000 orang per hari.
Yang menarik usia Zuckerberg terbilang masih sangat muda karena baru twenty-six tahun. Ia membangun layanan jejaring sosial tersebut saat berusia nineteen tahun ketika kuliah di Harvard tahun 2004 dari kamar asramanya. Awalnya, bernama Thefacebook.com dan hanya ditujukan untuk menjalin hubungan para mahasiswa. Kini, Facebook mendunia dengan pengguna lebih dari 550 juta orang. [kompas/ris]
Blog Berita Indonesia Terkini | Berita Terbaru Hari Ini
Berita update
Pendiri Facebook 'Mark Elliot Zuckerberg' Menjadi Tokoh Tahun Ini
Diposting oleh Garang di 22.19 0 komentar
Merapi 16 November 2010, 100 Celengan Raksasa untuk Korban Merapi
DETIKPOS.net - Jika melintas di titik Nol Kilometer Kota Yogyakarta persisnya di Jalan Senopati, depan Monumen Serangan Umum 1 Maret dan kantor Pos Besar Yogya, Anda di akan melihat banyak celengan raksasa berjajar di trotoar kanan kiri jalan.
Sejak Senin (15/11), sebanyak 100 celengan raksasa berbentuk hewan berbagai ukuran itu dipasang tidak lain untuk menggugah empati masyarakat terhadap penderitaan korban erupsi Merapi.
Penggalangan dana itu diawali langsung Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas dengan memasukkan uang Rp 50 ribu ke lubang celengan. Harapannya, warga yang melintas akan melakukan hal yang sama, memasukkan uang ke dalam celengan itu.
Celengan buatan perajin gerabah Kasongan, Bantul itu rencananya akan dipecah pada fifteen Desember 2010. Kemudian hasilnya akan diserahkan kepada PMI untuk disalurkan kepada korban Merapi.
Gerakan celengan-celengan unik itu digagas oleh Anti Corruption Student Center (ASCS) dengan Komunitas Seniman Yogyakarta dan didukung oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebelum dipasang, celengan itu terlebih dahulu dilukis oleh para seniman muda dan pelajar dari Sekolah Menengah Seni Rupa (SMSR) Yogyakarta di Taman Budaya Yogyakarta (TBY) yang digerakkan dedengkot picture Yogya, Samuel Indratma.
Adapun tema-tema yang ditorehkan dalam lukisan di celengan itu mengenai kampanye anti korupsi. Seperti tertulis di salah satu celengan,"Awas!!! Koruptor di Balik Bencana", "100 persen buka dari Gayus", "Bantuan Anda Meringankan Mereka," Bahkan adapula ada yang menulis dengan peringatan bagi mereka yang berniat jahat seperti "Nyolong, dioyak wedhus gembel....!"
"Selain sebagai penggalangan dana, celengan-celengan itu sekaligus mengajarkan kepedulian, kesederhanaan, serta kejujuran," ujar Samuel Indratma kepada Suara Merdeka di sela-sela acara.
Adapun dipilihnya karakter-karakter hewan mulai sapi, kambing, kerbau, monyet, harimau, sampai kodok dikarenakan hewan-hewan itu juga korban dari erupsi Merapi. "Selain manusia, hewan-hewan pun ikut menjadi korban Merapi," katanya seraya menyebutkan siapa pun bisa menyumbang dengan uang berapa pun sebab tidak ada orang lain yang melihatnya.
Bagi GKR Hemas, celengan itu tidak sekadar tanda solidaritas bagi warga korban Merapi. Dengan meletakkan celengan di pinggir jalan, menjadi simbol budaya masyarakat Yogyakarta yang percaya pada kejujuran.
"Kami percaya tidak seorang pun akan mencurinya. Ya, ini simbol kejujuran warga Yogya," ujar istri Sultan Hamengku Buwono X itu seraya menyebutkan kegiatan itu juga menjadi edukasi masyarakat untuk anti korupsi.
Sebelumnya, Direktur Anti Corruption Student Community (ACSC), Herman Abdurrahman menyebutkan, gerakan celengan itu terinspirasi dengan gerakan solidaritas nasi bungkus warga DIY terkait dengan penderitaan warga lereng Merapi yang mengungsi. Selain itu, kegiatan itu sekaligus untuk kampanye gerakan anti korupsi. [suaramerdeka/ris]
Blog Berita Terbaru Hari Ini Indonesia Terkini
Diposting oleh Garang di 19.56 0 komentar
Aurelie Moremans Mengaku Jadi Tulang Punggung Keluarga
DETIKPOS.net - Masih remaja, Aurelie Moremans mengaku jadi tulang punggung keluarga. Dia merasa tertekan dan kehilangan kebebasan layaknya remaja lainnya.Saat ini sih iya, begitulah pengakuan Aurelie saat dikonfirmasi around telepon mengenai benar tidak dia jadi tulang punggung keluarga, Rabu (25/8/2010).Dia menduga, ibunya Sri Sunarti, tidak mau putrinya cepat keluar dari rumah. Itulah sebabnya
Diposting oleh Garang di 20.19 0 komentar
Heboh! Fenomena Hujan Ikan Kodok di Jepang
DETIKPOS.net - Inilah Hujan pale aneh dan hujan pale unik, hujan Ikan kodok di Jepang. Kejadian ini terjadi setahun yang lalu, tepatnya bulan juni 2009. Jepang dikejutkan dengan adanya feenomena aneh yang terjadi saat turun hujan, bukannya air yang turun melainkan hewan aneh yang berbentuk ikan seperti kodok. Hal ini terjadi dibeberapa kota dijepang diantaranya kota Taiwa, Nakanoto, Asahi dan
Diposting oleh Garang di 22.02 0 komentar
[Liga Inggris] Terry: Sapu Bersih Semua Gelar!
DETIKPOS.net - Kapten Chelsea, John Terry, mengaku ingin timnya menyapu bersih semua gelar musim ini.Musim lalu, Chelsea sukses merebut Piala FA dan gelar juara Liga Premier. Terry ingin timnya berprestasi lebih baik musim ini. Minimal, "The Blues" harus mampu mempertahankan dua gelar yang mereka rebut musim lalu."Musim lalu sangat bagus untuk kami. Sekarang, kami akan mulai lagi. Kami tahu apa
Diposting oleh Garang di 04.24 0 komentar